Jangan mencari apalagi menyandarkan kebahagiaan hidup kepada orang lain, termasuk pada yang tercinta pasangan halal. Mengapa?

Sebab, ia dan yang lainnya tak kan slalu bisa (membahagiakan), tak slalu ada, akhirnya juga semua akan tiada, untuk selama-lamanya.

Carilah sumber kebahagiaan sendiri, yang bersumber dari diri sendiri. Caranya?

Kenali diri untuk menemukan hakikat diri. Mengenal hakekat diri adalah kunci mengenali serta menggali sumber dari segala sumber kebahagiaan, Dia Yang Maha Ada, akan slalu Ada, tidak akan pernah tiada, hidup bahagia bersama Dia, ALLOH ‘azza wajalla.

Hidup bahagia bersama-Nya, dalam balutan cinta suci dan tak boleh terbagi.

Bila belum bisa bersama-Nya, bersama-lah dengan orang yang telah dipilih-Nya sebagai kekasih, yang hatinya telah sempurna menjadi rumah-Nya.

Haturrebu Nuhun Guru Agung atas kebersamaan, dan telah menjadi sandaran kebahagiaan.

Salam hangat,

Al Khoolish

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.