AMALIYAH SHOLAT SUNNAH NISHFU SYA’BAN

Oleh : Kh Luqman Kamil Ash Shiddiq

Malam pertengahan bulan Sya’ban pada tahun ini ( 2020 M / 1441 H ) jatuh pada hari RABU malam KEMIS tanggal 8 April 2020 . Malam Nishfu Sya’ban adalah momentum penutupan buku catatan amal seorang anak Adam. Maka agar buku catatan tersebut ditutup dengan amal sholeh Syeikh Mursyid kita, memberi tuntunan tentang sholat dimalam pertengahan bulan Sya’ban. Yang kita kenal dengan nama Sholat Nishfu Sya’ban. Berikut penjelasannya :

Waktu : Pelaksanaan dimulai setelah sholat badiyah Maghrib.

Banyaknya : 100 rakaat ( 50 kali salam )
Bacaan tiap rokaat ba’da Fatihah membaca surat Al Ikhlas 10 kali.

Niat sholat sunnah Nishfu Sya’ban :

*Usholi sunnata Nishfi Sya’ban rok- ataini mustaqbilal ka’bah ada-an ( imamam / mamuman ) lillahi ta’ala*

Tata caranya :
Setelah sholat Maghrib dilanjut dzikir harian sampai selesai.
Kemudian sholat ba’diyah Maghrib, setelah selesai langsung pelaksanaan sholat sunnat Nishfu Sya’ban.
Kira-kira 5 menit menjelang sholat isya berhenti dulu, baca sholawat Bani Hasyim.
– Adzan isya
– Sholat sunat qobliyah isya
– SHOLAT ISYA
– Sholat ba’diyah isya
– DZIKIR HARIAN SAMPAI SELESAI
– Melanjutkan sholat sunnah Nishfu Sya’ban sampai selesai 50 kali salam kemudian langsung SUJUD SYUKUR . Selesai.

Adapun Sholat-sholat Sunnah harian antara Sholat Maghrib dan Sholat Isya Sholat Lidaf’il bala dan Khotaman tidak perlu dilaksanakan. Setelah Selesai Sholat Nisfu Sya’ban langsung SUJUD SYUKUR. Selesai.

Demikian sebagai Pengingat dari Guru Agung untuk kita semua.

Menurut Kitab Al-Guniyah Litholibi Thoriqil Haq karya Tuan Syeikh Abdul Qodir jilid 1 halaman 192 :

*فاماالصلاۃ الوردۃفی ليلۃ النصف من شعبان فهي ماءۃ ركعۃ بالف مرۃ قل هوﷲ احد فی كل ركعۃ عشر مرات وتسمی هذه الصلاۃ , صلاۃ الخير*

‘Adapun sholat pada malam pertengahan bulan Sya’ban yakni sebanyak 100 rokaat dengan 1000 kali membaca surat Al Ikhlas, pada setiap rokaat 10 kali bacaan. Sholat ini dinamai dengan sholat khoir.”

Melengkapi penjelasan diatas Syeikh Muhyiddin Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Al Quthbu ra qs dalam kitabnya As-Sunan Al Mardhiyah fii Amaliyyatil Mursyidiyyah mengutip sebuah hadits Nabi SAW yang datang dari Imam Hasan Al Bashri Rohimahulloh :

وروي عن الحسن البصري رحمه الله أنه قال: حدثني ثلاثون من أصحاب النبي – صلى الله عليه وسلم – أن من صلى هذه الصلاة في هذه الليلة نظر الله تعالى إليه سبعين نظرة، وقضى له بكل نظرة سبعين حاجة أدناها المغفرة.

“Telah berkata kepada-ku sebanyak 30 orang sahabat Nabi , mereka berkata bahwa Nabi SAW bersabda:
Barangsiapa yang mengerjakan Sholat pada malam ini ( Nishfu Sya’ban ), maka Alloh SWT memandang kepadanya dengan 70 nazroh ( rohmat ), dari setiap nazroh itu dicukupinya 70 hajat. Dan serendah-rendahnya hajat tersebut adalah pengampunan.”

Juga dijelaskan dalam beberapa kitab ulama seperti dalam kitab :
– Al Futuuhaat al Ilahiyyah jilid 4 halaman 100
– Fakhrurrozi jilid 4 halaman 239
– Jawahir al Khomsi halaman 58
– Khozinatul Asror halaman 37
– Tafsir Showi jilid 4 halaman 60
– Tafsir al Kasyaf jilid 3 halaman 500
Para musonif kitab mengutip hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Zamakhsyari :

من صلی فی هذه الليلۃ ماءۃ ركعۃ ارسلﷲ تعالی اليه ماءۃ ملك , ثلاثون يبشرون با الجنۃ وثلاثون يوءْ منونه من عذاب النار وثلاثون يد فعون عنه افات الدنيا و عشرۃ يدفعون من مك يد الشيطان .

“Barangsiapa sholat pada malam ini ( nishfu Syaban ), maka Alloh SWT akan mengutus kepadanya 100 malaikat, 30 malaikat memberikan kabar gembira dengan sorga, 30 malaikat mengamankan / melindungi dari siksa neraka, 30 malaikat menolak kerusakan / bencana dunia, 10 malaikat mencegah dari tipu daya syetan.”

Juga dalam kitab Ash-Shoum bab Maja-a Fii Lilatin Nishfi min Syaban juz 3 hal 107 hadits nomer 739, juga kitab Durotun Nasihin bab Fadhilah Lailatul Baro’ah ada satu hadits Nabi SAW diterima dari ‘Aisyah :

انﷲ عزوجل ينزل ليلۃ النصف من شعبان ألی سماء الدنيا فيغفر لا كثر من عددشعرغنم بنی كلب ﴿ رواه التر مذی ﴾

Sesungguhnya Alloh ‘Aza wa jala turun ke langit dunia pada malam nishfu Sya’ban maka Alloh mengampuni ( dosa-dosa ) walaupun sebanyak bulu kambing Bani Kalb
[ HR . TIRMIDZI ]

Wallohu ‘a-lam.

SEMOGA BERMANFAAT. SEMOGA KITA SEMUA, DIBERI MAU DAN DIMAMPUKAN UNTUK MENGAMALKANNYA.

Salam Ikroman Wa Ta’zhiman Wa Mahabbatan.

LUQMAN KAMIL ASH SHIDDIQ

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Dalam setahun terakhir ini banyak sekali di antara kita yang masa kontrak hidupnya di dunia habis. Azroil menjadi malaikat 'tersibuk' menunaikan tugas khususnya bagi mereka yang tidak tahu dan enggan keluar dari kontrakannya. Sebagian besar harus dipaksa untuk keluar. Ketika...

Ziyarah ke makam itu, utamanya makam para Aulia ALLOH, sejatinya bukan hanya untuk mengingat kematian [ذكرالموت] tapi juga untuk mengingat tentang kehidupan dan bagaimana agar tetap hidup setelah kematian. Ya, kematian itu sesungguhnya hanya pintu gerbang menuju alam kehidupan yang...

Kita sering merasa tidak enak badan, juga kita sering tidak enak hati. Tidak enak badan dan tidak enak hati itu dipastikan karena kita, disadari atau tidak, telah memasukkan sesuatu yang tidak dikehendaki badan; kita melakukan sesuatu yang tidak dikehendaki --tidak...

Hidup bahagia atau sedih, tenang atau gelisah, mudah atau susah, ringan atau berat, semuanya adalah respon emosi kita terhadap kenyataan hidup yang terjadi dan kita alami. Seberapa dalam, seberapa lama, dan seberapa terganggu kita, semua sesungguhnya tergantung kemampuan diri sendiri...

Manusia itu produk teknologi tercanggih, tersempurna dan termutakhir yang ALLOH ciptakan. Bukan hanya hardware-nya tapi juga software-nya. Bukan hanya struktur jasmaninya yang sempurna tapi juga anatomi ruhaninya yang super duper canggih. Kalau kesempurnaan fisik (outer-dimension) manusia barangkali masih ada yang...

Load More