RIYADLOH DUDUK, DIAM DAN TERPEJAM

129982362_2692807964366771_2402356363194810182_n.jpg

Saat duduk, diam, memejamkan kedua kelopak mata, kita sejatinya sedang belajar melihat dunia dan seisinya dengan alat penglihatan yang berbeda, yakni, mata hati.

Saat kita sering mengaktivasi mata hati, maka kita akan memiliki penglihatan yang berbeda tentang dunia dan seisinya.

Dengan mata hati, kita akan dimampukan-NYA melihat yang tak terlihat orang lain; melihat dunia lain yang tak terlihat.

Lebih dalam lagi, dimampukan-NYA melihat jauh ke dalam diri dengan alat penglihatan serta hasil penglihatan yang berbeda dari biasanya.

Penglihatan yang berbeda yang akan membuat kita berbeda dalam menjalani kehidupan.

Lebih baik, lebih bijak, lebih bersyukur, lebih bahagia, dan lebih dermawan dalam menapaki sisa usia kehidupan di dunia yang fana ini.

Berbahagialah kepada siapa yang telah dipertemukan Guru yang mengajari kita duduk, diam, merem, tenggelam dalam tawajjuh. Hatur trilun Nuhun Pangersa, al Faatihah. Aamiin

Salam cinta,
AL KHOOLISH

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.