GHIBAH

IMG_7381_1-scaled.jpg

Ghibah itu salah satu dosa sosial terbesar manusia. Dosa adami yang hanya bisa diampuni melalui ampunan dari orang yang di-Ghibahi.

Umum Ghibah itu membicarakan keburukan orang lain di belakang orang-nya.

Kalau murid Tuan Syeikh, Ghibah itu terjadi jauh sebelum membicarakan keburukan-nya, yakni sejak berpikir dan berperasaan buruk kepada orang lain .

Ketika hati dan pikiran kotor dengan berburuk sangka kepada orang lain, maka sungguh ia sedang terjatuh ke lembah dosa Ghibah. Oleh karena-nya, murid Tuan Syeikh sejak di alam pikiran dan perasaan, harus terjaga bersih, dengan selalu berbaik sangka kepada orang lain.

Tentang Ghibah, Rosululloh SAW menjelaskan dalam haditsnya :

أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ قَالُوْا: اَللهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ، قِيلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِيْ أَخِيْ مَا أَقُوْلُ؟ قَالَ: إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

Artinya :
Tahukah kalian apa yang dimaksud GHIBAH ? Para sahabat menjawab : Alloh dan Rosul-Nya yang lebih tahu. Kemudian beliau SAW bersabda : Ghibah ialah engkau menggunjing tentang saudaramu sesuatu yang engkau benci.
Ada yang bertanya, Wahai Rosululloh bagaimana bila yang kami katakan itu sungguh-sungguh ada pada dirinya? Beliau SAW menjawab : Jika yang kalian katakan tersebut benar, berarti kalian telah melakukan ghibah. Dan andai apa yang kalian katakan itu tidak benar, berarti kalian sudah memfitnah.
[ HR . MUSLIM ]

Alloh SWT berfirman :

… وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ …

… dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari membunuh …
[ Al Baqoroh : ayat 191 ]

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Hadits Nabi SAW :

عَنْ جَابِرٍ وَاَبِى سَعِيْدٍ قَالاَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِيَاكُمْ وَالْغِيْبَةَ فَاِنَّ الْغِيْبَةَ اَشَدُّ مِنَ الزِّنَا قِيْلَ لَهُ كَيْفَ قَالَ اِنَّ الرَّجُلَ يَزْنِى وَيَتُوبُ اللهُ عَلَيْهِ وَاِنَّ صَاحِبَ الغِيْبَةِ لاَيَغْفِرُ لَهُ حَتَّى يَغْفِرَ لَهُ صَاحِبَهُ

[ اخرجه البيهقى والطبرنى ]

Artinya :
Dari Jabir dan Abu Sa’id , Rosululloh SAW pernah bersabda : Jauhilah olehmu sifat ghibah karena ghibah itu lebih besar dosanya dari pada zina .Ditanyakan kepada Rasul SAW ,”bagaimana bisa?”
Rosululloh menjawab : seorang laki-laki berzina kemudian bertaubat, Alloh akan mengampuni kepadanya dan orang yang mempunyai sifat ghibah , Alloh tidak akan mengampuninya sehingga temannya ( orang yang di ghibahi ) mau mengampuninya.
[ HR . BAIHAQI , THOBRONI ]

Semoga bermanfaat.

Salam Ikroman Wa Ta’zhiman Wa Mahabbatan,

LUQMAN KAMIL ASH SHIDDIQ
—————————————————
Syarahan dari tulisan KH Rd Budi Rahman Hakim Al Kholish Ph.D MSW.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.