GHIBAH

Ghibah itu salah satu dosa sosial terbesar manusia. Dosa adami yang hanya bisa diampuni melalui ampunan dari orang yang di-Ghibahi.

Umum Ghibah itu membicarakan keburukan orang lain di belakang orang-nya.

Kalau murid Tuan Syeikh, Ghibah itu terjadi jauh sebelum membicarakan keburukan-nya, yakni sejak berpikir dan berperasaan buruk kepada orang lain .

Ketika hati dan pikiran kotor dengan berburuk sangka kepada orang lain, maka sungguh ia sedang terjatuh ke lembah dosa Ghibah. Oleh karena-nya, murid Tuan Syeikh sejak di alam pikiran dan perasaan, harus terjaga bersih, dengan selalu berbaik sangka kepada orang lain.

Tentang Ghibah, Rosululloh SAW menjelaskan dalam haditsnya :

أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ قَالُوْا: اَللهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ، قِيلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِيْ أَخِيْ مَا أَقُوْلُ؟ قَالَ: إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

Artinya :
Tahukah kalian apa yang dimaksud GHIBAH ? Para sahabat menjawab : Alloh dan Rosul-Nya yang lebih tahu. Kemudian beliau SAW bersabda : Ghibah ialah engkau menggunjing tentang saudaramu sesuatu yang engkau benci.
Ada yang bertanya, Wahai Rosululloh bagaimana bila yang kami katakan itu sungguh-sungguh ada pada dirinya? Beliau SAW menjawab : Jika yang kalian katakan tersebut benar, berarti kalian telah melakukan ghibah. Dan andai apa yang kalian katakan itu tidak benar, berarti kalian sudah memfitnah.
[ HR . MUSLIM ]

Alloh SWT berfirman :

… وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ …

… dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari membunuh …
[ Al Baqoroh : ayat 191 ]

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Hadits Nabi SAW :

عَنْ جَابِرٍ وَاَبِى سَعِيْدٍ قَالاَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِيَاكُمْ وَالْغِيْبَةَ فَاِنَّ الْغِيْبَةَ اَشَدُّ مِنَ الزِّنَا قِيْلَ لَهُ كَيْفَ قَالَ اِنَّ الرَّجُلَ يَزْنِى وَيَتُوبُ اللهُ عَلَيْهِ وَاِنَّ صَاحِبَ الغِيْبَةِ لاَيَغْفِرُ لَهُ حَتَّى يَغْفِرَ لَهُ صَاحِبَهُ

[ اخرجه البيهقى والطبرنى ]

Artinya :
Dari Jabir dan Abu Sa’id , Rosululloh SAW pernah bersabda : Jauhilah olehmu sifat ghibah karena ghibah itu lebih besar dosanya dari pada zina .Ditanyakan kepada Rasul SAW ,”bagaimana bisa?”
Rosululloh menjawab : seorang laki-laki berzina kemudian bertaubat, Alloh akan mengampuni kepadanya dan orang yang mempunyai sifat ghibah , Alloh tidak akan mengampuninya sehingga temannya ( orang yang di ghibahi ) mau mengampuninya.
[ HR . BAIHAQI , THOBRONI ]

Semoga bermanfaat.

Salam Ikroman Wa Ta’zhiman Wa Mahabbatan,

LUQMAN KAMIL ASH SHIDDIQ
—————————————————
Syarahan dari tulisan KH Rd Budi Rahman Hakim Al Kholish Ph.D MSW.

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Apa yang kita makan, yang kita minum, mempengaruhi bukan hanya kondisi fisik tapi juga nonfisik. Jadi, kalau ada keanehan dalam kondisi tubuh dan status ruh pasti karena, disadari atau tidak, kita telah memasukkan makanan-minuman yang tidak dikehendaki tubuh dan ruh....

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Tujuan langit menjalani laku kesufian itu, sebagaimana tegas dinyatakan Tuan Syeikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad ialah BUDI UTAMA JASMANI SEMPURNA. Maksudnya? Mengamalkan dzikir itu harus sampai terbangunnya karakter pribadi: "Bageur laku lampahna, cageur tur jagjag belejag awakna," kata orang...

Dzikir dengan suara keras [بصوة قوي] dan dengan gerak pukulan yang terarah [بضرب شديد] itu bukan untuk-NYA tapi dari-NYA oleh-NYA untuk kita, manusia. Suara keras dan gerakan dzikir yang terarah itu vibrasi energi maha dahsyat yang frekuensinya meresonansi kuat untuk...

Load More