GURU KAUM SUFI

Mengaji kepada Guru Sufi itu yang dibimbing bukan hanya tata bahasa lisan-tulisannya [اعراب اللسان] tapi juga tata bahasa hatinya [اعراب القلب].

Tujuannya: agar pinter membacanya juga bener pengamalannya. Dapet ilmunya [علم] juga dapet cahaya-cahaya ilmunya [انوار العلم]. Tahu ilmunya dan diringankan mengamalkan ilmunya [ علم عملية – عمل علمية].

Inilah ilmu yang berkah: memberi manfaat dan membawa rejeki dalam kehidupan. Guru Sufi mengajari dari dan dengan hatinya. Karenanya tak heran bila apa yang diajarkannya menyentuh dan menggerakkan hati murid-murid untuk mengamalkan ilmu-ilmu darinya.

Menyentuh dan menggerakkan hati karena Guru Sufi punya kekuatan hati telah mengamalkan ilmu-ilmunya. Kekuatan hatinya ini berasal dari laku kesufiannya yang istiqomah mengisi hati. Ya, mengisi hati dengan nutrisi hati maha bergizi: dzikir hati [ذكر القلب اي ذكر الخفي].

Alhamdulillah, hatur terimakasih setinggi Suryalaya setinggi Sirnarasa seluas jagat raya kepada Tuan Syeikh Pangersa Abah telah menuntun kita ke dan tetap di jalan-NYA,
ربي زذني علما نافعا ورزقا طيبا وعملا متقبلا، ابه اوس الفاتحة

Salam dari pembelajar,
KH Budi Rahman Hakim Al Khoolish, MSW., PhD.
[Ketua Penasehat Pusat Roudhoh TQN Suryalaya Sirnarasa]

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Dalam setahun terakhir ini banyak sekali di antara kita yang masa kontrak hidupnya di dunia habis. Azroil menjadi malaikat 'tersibuk' menunaikan tugas khususnya bagi mereka yang tidak tahu dan enggan keluar dari kontrakannya. Sebagian besar harus dipaksa untuk keluar. Ketika...

Ziyarah ke makam itu, utamanya makam para Aulia ALLOH, sejatinya bukan hanya untuk mengingat kematian [ذكرالموت] tapi juga untuk mengingat tentang kehidupan dan bagaimana agar tetap hidup setelah kematian. Ya, kematian itu sesungguhnya hanya pintu gerbang menuju alam kehidupan yang...

Kita sering merasa tidak enak badan, juga kita sering tidak enak hati. Tidak enak badan dan tidak enak hati itu dipastikan karena kita, disadari atau tidak, telah memasukkan sesuatu yang tidak dikehendaki badan; kita melakukan sesuatu yang tidak dikehendaki --tidak...

Hidup bahagia atau sedih, tenang atau gelisah, mudah atau susah, ringan atau berat, semuanya adalah respon emosi kita terhadap kenyataan hidup yang terjadi dan kita alami. Seberapa dalam, seberapa lama, dan seberapa terganggu kita, semua sesungguhnya tergantung kemampuan diri sendiri...

Manusia itu produk teknologi tercanggih, tersempurna dan termutakhir yang ALLOH ciptakan. Bukan hanya hardware-nya tapi juga software-nya. Bukan hanya struktur jasmaninya yang sempurna tapi juga anatomi ruhaninya yang super duper canggih. Kalau kesempurnaan fisik (outer-dimension) manusia barangkali masih ada yang...

Load More