Dalam rangka pelaksanaan Ketetapan Pangersa Abah pada 1 Muharrom 1441 H untuk menggiatkan MTQN PPS Sirnarasa, pengurus MTQN PPS Sirnarasa Pusat sepakat,
1. bahwa bentuk inisiatif apapun harus ada restu dari Pangersa Abah. Oleh karena itu setiap gagasan/ program/ kegiatan MTQN PPS Sirnarasa dihimpun terlebih dahulu sebelum eksekusi, kemudian disajikan untuk mendapat restu dari Pangersa Abah. Restu tersebut dapat diperoleh dari hasil terjemahan Ketua Penasehat dan/atau hasil dengar pendapat yang intensif dan pandai (sami’na wa atho’na) antara Pangersa Abah dengan Ketua Penasehat, Ketua Pelaksana dan/atau Pengurus MTQN PPS Sirnarasa Pusat secara langsung. Kami, pengurus MTQN PPS Sirnarasa Pusat menyadari bahwa bahkan bentuk waridat/ gagasan/ inisiatif terkait TQN PP Suryalaya dan MTQN PPS Sirnarasa yang kami anggap sangat baik sekalipun mesti ada restu dari Pangersa Abah;
2. bahwa MTQN PPS Sirnarasa, Wakil Talqin, Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa dan Mubaligh adalah pemangku kepentingan utama MTQN PPS Sirnarasa Pusat.

Berikut ini Kesepakatan Pengurus MTQN PPS Sirnarasa Pusat yang mendapat restu dari Pangersa Abah:

A. Madrosah Sirnarasa (seluruh MTQN PPS Sirnarasa)

1. Definisi Madrosah Sirnarasa: zawiyah amalan ruhaniyah para Ikhwan dan murid-murid sekalian agar mendapat bimbingan Syekh Mursyid dalam ibadah, riyadhoh, mujahadah, pendalaman amal ilmiyah dan pengayaan ilmu amaliyah.
2. Strategi organisasi:
a. Visi: Ikhwan Suryalaya Sirnarasa berda’wah yang baik, berilmu amaliyah, beramal ilmiyah dan berakhlaq mulia.
b. Misi: Menggiatkan MTQN PPS Sirnarasa dengan mengamalkan, mengamankan dan melestarikan TQN PP Suryalaya.
c. Keunggulan organisasi: Abah Aos, Talqin dzikir dan Tanbih.
3. Secara umum budaya organisasi MTQN PPS Sirnarasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tanbih dan 9 Pilar Peradaban Dunia.
a. Nilai-Nilai yang menunjukkan kepribadian Sirnarasa: Solidaritas, Yakin, Egaliter, Kolaborasi, Hormat.
b. Prinsip-prinsip yang menunjukkan karakter Cisirri: Tinggi cita-cita, Menjaga kehormatan, Mengagungkan ni‘mat, Melayani dengan baik, Ikhlas, Melaksanakan tekad.
c. Motto: “Budi Utama Jasmani Sempurna”.
d. Logo: Tiga Ikan.
4. Untuk kemandirian keuangan yang bisa men-support program pembinaan amaliyah TQN PP Suryalaya: MTQN PPS Sirnarasa Pusat mendirikan usaha yang bersifat ekonomi kerakyatan dengan status kepemilikan usaha bersama, yakni Koperasi, yang beranggotakan seluruh Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa dan bertujuan menyejahterakan Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa. Di antara produknya yang saat ini sedang dikembangkan adalah SR.id.
5. Kedudukan dan hubungan MTQN PPS Sirnarasa baik dengan Yayasan Sirnarasa Cisirri (YSC) maupun organisasi lainnya sebagai mitra kerja, selama ada jalinan kerjasama; keselarasan dan sinergitas program yang saling mendukung dan menguatkan amaliyah TQN PP Suryalaya.

B. Madrosah Pusat (MTQN PPS Sirnarasa Pusat)
1. Cara kerja MTQN PPS Sirnarasa Pusat: (1) berpikir dan bertindak strategis, (2) menjaga keberlanjutan kedudukan, fungsi dan peran MTQN PPS Sirnarasa, (3) menyelenggarakan bina lanjut amaliyah TQN PP Suryalaya terhadap Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa.
2. MTQN PPS Sirnarasa Pusat mengadakan Safari/ kunjungan ke MTQN Kab/Kota; giat amaliyah, manaqib, dan diskusi membahas permasalahan yang dirasakan para Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa dan peluang syi’ar TQN PP Suryalaya. Tentang syi’ar dawuhan Pangersa Abah: ”kualitas urang teh kuantitasna”. Harus ada pertambahan jumlah Ikhwan juga pembinaannya. Diharapkan MTQN PPS Sirnarasa yang tergabung dalam MTQN Kab/Kota bersangkutan untuk ikut menghadiri acara tersebut. Tidak menutup kemungkinan pelantikan pengurus MTQN Kab/Kota yang baru, dilaksanakan bersamaan dengan Safari MTQN Pusat. Pelantikan bisa juga dilaksanakan di Pesantren Sirnarasa, untuk lebih jelasnya, silakan hubungi Madrosah Pusat.

C. Madrosah Kab/Kota (MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota)
1. Terkait Amanah Pangersa Abah tentang TQN PP Suryalaya bukan yayasan atau organisasi masyarakat (ormas) atau organisasi politik (orsospol) yang berbadan hukum dst; diwajibkan kepada setiap MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota untuk membingkai dan memajang Amanah tersebut.
2. Cara kerja MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota: (1) menyelenggarakan bina lanjut amaliyah TQN PP Suryalaya terhadap Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa, (2) melayani pendatang baru, dan (3) meningkatkan status pengamal menjadi pengedar dzikir.
3. Susunan pengurus dan struktur organisasi MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota diseragamkan dengan MTQN PPS Sirnarasa Pusat; Ketua Penasehat, Ketua Pelaksana, Sekretaris, Bendahara, Komunikasi dan Informasi, dan Bidang-bidang; Bidang Pembinaan Amaliyah TQN PP Suryalaya, Bidang Pembinaan Kepemimpinan, Bidang Pembinaan Kewirausahaan dan Bidang Bantuan Kemanusiaan (kalau memadai).
4. Pengurus MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota khusus Bidang Pembinaan Amaliyah TQN PP Suryalaya mesti menyertakan/ terdiri dari Wakil Talqin sewilayah kerja.
5. Wakil Talqin punya wilayah kerja. MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota menentukan Wakil Talqin mana yang membimbingnya sesuai dengan wilayah kerja.
6. Agenda Wakil Talqin diselaraskan dengan agenda MTQN PPS Sirnarasa, dan pengingat disampaikan oleh MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota kepada para ikhwan; sebagai syarat kesuksesan dalam berguru dan agar menjadi murid jadi, bahwa ketika menerima Talqin, para ikhwan telah menyerahkan dirinya kepada Guru, kenali Guru.

D. Wakil Talqin (akan ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama)
1. Kami MTQN PPS Sirnarasa mohon dengan sangat kesediaan para Wakil Talqin khususnya dan para Mubaligh pada umumnya untuk membimbing kami, para ikhwan, dengan bersama-sama melaksanakan amaliyah. Yang kami tahu, Pangersa Abah datang ke manaqib (yang dilaksanakan pada malam hari) jauh sebelum waktu sholat maghrib tiba, dan Pangersa Abah tidak turun panggung sebelum membahas Abah Anom dan Dzikrulloh. Dan kami mohon, Wakil Talqin dan Mubaligh sebagai sambung lidah apa yang disampaikan Pangersa Abah di pusat.
2. Kami memohon juga kesediaan Wakil Talqin apabila setelah mentalqin ikhwan baru untuk merujuk Ikhwan tersebut kepada MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota yang sewilayah untuk kepentingan bersama-sama melaksanakan amaliyah dan bina lanjut TQN PP Suryalaya.
3. Kami juga memohon para Wakil Talqin untuk membantu sosialisasi program MTQN PPS Sirnarasa.

E. Mubaligh (akan ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama)
1. Kami juga memohon kepada Mubaligh agar Agenda Mubaligh diselaraskan dengan agenda MTQN PPS Sirnarasa untuk kepentingan program pembinaan amaliyah TQN PP Suryalaya.
2. Dan bahwa kitab Fadhoilusy Syuhur menjadi rujukan utama khidmat ilmiyah para Mubaligh.

F. Ikhwan Suryalaya Sirnarasa (Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa)
1. Untuk diketahui oleh para ikhwan; Wakil Talqin adalah pembimbing amaliyah, bukan guru. Wakil Talqin adalah tuntunan, bukan tontonan. Untuk keperluan bimbingan amaliyah TQN PP Suryalaya, silakan para ikhwan mendatangi Wakil Talqin yang sewilayah, atau menghubungi MTQN PPS Sirnarasa Kab/Kota untuk memfasilitasi.
2. Pengembangan program MTQN PPS Sirnarasa melibatkan seluruh aspek kehidupan para ikhwan. Maksudnya, kita paham dalam Tanbih; ’coba rasakan diri kita pribadi, betapa pedihnya jika dalam keadaan kekurangan’. Kami, MTQN PPS Sirnarasa, tidak mau para ikhwan merasakan kekurangan, dalam hal apapun. Maka dari itu MTQN PPS Sirnarasa mengadakan program pembinaan kepemimpinan, kewirausahaan dan bantuan kemanusiaan. Misalnya, kalaulah ada anak kita tidak lanjut sekolah karena kita kekurangan biaya, kami akan berupaya membantu. Kalaulah ada orangtua kita sakit, perlu berobat, kami akan berupaya membantu. Kalaulah ada saudara kita terkena urusan hukum, kami juga akan berupaya mengadvokasi/ membantu. Mari kita bersama-sama saling membantu saudara kita, sebagaimana digariskan dalam Tanbih. Itu di antara maksud bahwa MTQN PPS Sirnarasa sebagai organisasi yang mengelola keikhwanan.
3. [Untuk itu] pemutakhiran data Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa sangat diperlukan, semata untuk kepentingan program-program yang akan dilaksanakan oleh Bidang-bidang MTQN PPS Sirnarasa. Jadi kalau MTQN PPS Sirnarasa meminta para ikhwan mengisi formulir pendataan, mohon Ikhwan sekalian mendukung dengan mengisinya dengan lengkap.

Catatan:
1. Terkait Garda PKJ 38 dan CPM
Merupakan kearifan lokal MTQN Sirnarasa Kab/Kota, berkedudukan di bawah MTQN Kab/Kota, berfungsi sebagai satuan pelaksana keamanan dan ketertiban manaqiban dan acara-acara Pangersa Abah.
2. Terkait mentalqin (untuk Wakil Talqin):
Mentalqin tidak perlu menunggu adanya permintaan, bahkan mentalqin massal dianjurkan, karena talqin dzikir adalah syafa’at Rosululloh Saw di dunia dan akhirat dan bagian dari kajembaran rohmaniyah Pangersa Abah.

Agenda Madrosah Pusat selanjutnya:
Kamis, 7 November 2019/ 10 Robi’ul Awwal 1441: Deklarasi Bersama MTQN PPS Sirnarasa.
Diharapkan seluruh MTQN Kab/Kota bisa mengikuti deklarasi tersebut, tiada lain sebagai bentuk komitmen untuk bergiat dan sebagai pengingat atas Amanah Pangersa Abah tentang TQN PP Suryalaya bukan yayasan atau organisasi masyarakat (ormas) atau organisasi politik (orsospol) yang berbadan hukum dst.
Catatan: Sebagai ciri masing-masing madrosah yang ikut deklarasi, silakan untuk membawa spanduk (berukuran kecil) yang mencantumkan nama madrosahnya.

Demikian hasil penyajian kesepakatan termaksud.

KH Yusuf Abdul Shomad, SH MA
Ketua Pelaksana MTQN PP Suryalaya Sirnarasa

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.