Makrifat itu bukan di Mekkah, bukan di Madinah, bukan di kertas, dinding, atau sehelai kain melainkan yang ‘tertulis’ di dasar hati. Sesuatu yang telah dituliskan, yang tulisan itu terus menerus berdetak, berdegup, dan berdenyut di dalam hati [maa wa qoro fil-qolb].”

—Hadrotu Syeikh Qurrotul ‘Uyuun Abah Aos Ra Qs—

Salam, al-Khoolish

#HakekatBerMakrifatItuTerusMenerusDzikirKhofi
#AgarTerusMenerusPerbanyakDzikrJahrnya
#BagiYangBelumBerMakrifatSegerakanTalqin
#TalqinItuMenuliskanNamaALLOHYangAgung
#DitulisOlehJuruTulisAgarAbadiSelamaLamanya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.