JADI ORANG BAIK ITU RINGAN DAN MENYENANGKAN…

Menjadi orang baik itu berat, susah, dan kebaikan itu sendiri liar, bagi orang-orang yang hatinya disfungsi. Para pelaku kejahatan, kekejian, dan tidak berperikemanusiaan itu, sekali lagi, adalah orang-orang mengalami “gagal hati”. Fakta sebaliknya ialah, bagi orang yang hatinya sehat, hidup, dan berfungsi, jadi orang baik itu ringan lagi menyenangkan. Kebaikan itu jinak.

Hati sebagai raja bagi seluruh anggota tubuh harus sehat, mengapa, karena dari sana lah keluar perintah-perintah sekaligus suntikan kekuatan bagi anggota tubuh untuk bergerak mengerjakan apapun titah sang raja. Oleh karenanya sang raja harus diisi, dikuasai, dikendalikan oleh raja di raja, kekuatan di atas kekuatan, sumber segala kekuatan dan kekuasaan, yaitu Yang Maha Kuat, Yang Maha Berkuasa.

Tiada caranya agar hati bekerja demikian kecuali hatinya terinstalasi listrik spiritual Maha Dahsyat dari yang orang hatinya sudah diliputi cahaya di atas cahaya, merupakan sumber kehidupan Yang Maha Hidup dan menghidupkan. Setelah hati teraliri listrik kehidupan maka jangan pernah terdisconnect lagi. Terus hidupkan hatinya agar terus terang terus terang.

Hidupkan, sehatkan hati dengan terus mengisi setiap sudut-sudut ruang hati dengan cara mengingat-Nya. Mengingat-Nya dengan menyebut-Nya di mulut, dan dengan mengingat-Nya di dalam hati. Semakin banyak, semakin sering, semakin dawam, semakin baik, semakin menyehatkan, semakin menghidupkan.

Kalau hatinya baik, sehat, dan hidup maka jadi baik itu mudah, dengan bahagia ia menjadi perindu-pecinta kebaikan, kapan dan di manapun. Mengapa, karena Yang Maha Baik telah bersarang di hatinya. Hatinya sudah jadi Rumah tinggal Alloh ‘azza wajalla. Ya, hatinya sudah menjadi BAITULLOH. Kalau hati sudah jadi BAITULLOH, maka penghuni-Nya lah yang akan menjamin segalanya semuanya selamanya. DIA-lah yang akan menjamin kemakmuran, kesentosaan, dan kemanan hati yang telah dipilih-Nya menjadi tempat kediaman-Nya.

Salam hangat,
Abah Jagat Al Khoolish

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Ziyarah ke makam itu, utamanya makam para Aulia ALLOH, sejatinya bukan hanya untuk mengingat kematian [ذكرالموت] tapi juga untuk mengingat tentang kehidupan dan bagaimana agar tetap hidup setelah kematian. Ya, kematian itu sesungguhnya hanya pintu gerbang menuju alam kehidupan yang...

Kita sering merasa tidak enak badan, juga kita sering tidak enak hati. Tidak enak badan dan tidak enak hati itu dipastikan karena kita, disadari atau tidak, telah memasukkan sesuatu yang tidak dikehendaki badan; kita melakukan sesuatu yang tidak dikehendaki --tidak...

Hidup bahagia atau sedih, tenang atau gelisah, mudah atau susah, ringan atau berat, semuanya adalah respon emosi kita terhadap kenyataan hidup yang terjadi dan kita alami. Seberapa dalam, seberapa lama, dan seberapa terganggu kita, semua sesungguhnya tergantung kemampuan diri sendiri...

Manusia itu produk teknologi tercanggih, tersempurna dan termutakhir yang ALLOH ciptakan. Bukan hanya hardware-nya tapi juga software-nya. Bukan hanya struktur jasmaninya yang sempurna tapi juga anatomi ruhaninya yang super duper canggih. Kalau kesempurnaan fisik (outer-dimension) manusia barangkali masih ada yang...

Apa yang kita makan, yang kita minum, mempengaruhi bukan hanya kondisi fisik tapi juga nonfisik. Jadi, kalau ada keanehan dalam kondisi tubuh dan status ruh pasti karena, disadari atau tidak, kita telah memasukkan makanan-minuman yang tidak dikehendaki tubuh dan ruh....

Load More