KENAPA NGOMONG ITU JANGAN UNTUK ORANG LAIN

“Ngomong itu jangan untuk orang lain tapi untuk diri sendiri. Kita punya kuping. Orang lain mau dengerin atau tidak, terserah. Kita yang perlu (ilmu ALLOH). Alhamdulillah, sampai hari ini dan entah sampai kapanpun Abah tidak pernah mendengar apapun kecuali yang datang dari mulut ini. Apalagi sejak 1983, mulut ini sudah dijadikan alat untuk mengeluarkan ilmu ALLOH lewat Guru Agung Abah Anom. Apa yang keluar dari mulut ini yang pertama mendengarkan ya kuping ini. Yang lain mau denger atau bubar, terserah. Untuk sendiri dan dibawa sendiri saja.”

–Hadrotusyeikh al-Mustaqim Abah Aos Ra Qs–

Salam, al-Khoolish

#BikinPostinganBukanUntukDibacaOrang
#KitaJugaBisaBacaPostinganSendiri
#OrangLainMauBacaDanLikeAtauTidakTerserah
#PostinglahIlmuIlmuAllohDariAbahAos
#UntukKitaSendiriAmalanKita

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Hidup bahagia atau sedih, tenang atau gelisah, mudah atau susah, ringan atau berat, semuanya adalah respon emosi kita terhadap kenyataan hidup yang terjadi dan kita alami. Seberapa dalam, seberapa lama, dan seberapa terganggu kita, semua sesungguhnya tergantung kemampuan diri sendiri...

Manusia itu produk teknologi tercanggih, tersempurna dan termutakhir yang ALLOH ciptakan. Bukan hanya hardware-nya tapi juga software-nya. Bukan hanya struktur jasmaninya yang sempurna tapi juga anatomi ruhaninya yang super duper canggih. Kalau kesempurnaan fisik (outer-dimension) manusia barangkali masih ada yang...

Apa yang kita makan, yang kita minum, mempengaruhi bukan hanya kondisi fisik tapi juga nonfisik. Jadi, kalau ada keanehan dalam kondisi tubuh dan status ruh pasti karena, disadari atau tidak, kita telah memasukkan makanan-minuman yang tidak dikehendaki tubuh dan ruh....

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Load More