Syarahan dari buku Kanzul ‘Arsy karya PemSus Syeikh Mursyid , KH Rd Budi Rahman Hakim Al Kholish Ph.D MSW
———————————————–

Kalau masih suka ada yang tanya , apa itu thoriqoh ?
Thoriqoh itu ingat kepada Alloh [ Dzikrulloh ] . Dzikir itu perintah ALLOH , terdapat banyak surat dan ayat al- Quran yang menyatakan perintah Dzikir .
Dengan demikian , ber-Thoriqoh itu perintah ALLOH .

Siapa itu thoriqoh ? Thoriqoh ialah orang-orang yang slalu ingat kepada ALLOH [ dzaakir-ALLOH / Syeikh Mursyid ] .
Dan kalau sudah Dzaakir ALLOH maka ia seorang yang slalu di ingat oleh ALLOH [ Madzkur-ALLOH ] , berdasarkan ayat al-Quran , Maka ingatlah kalian kepada-Ku , Aku pun ( akan ) ingat kepada kalian [ Fadzkuruuni Adzkurkum . QS . Al Baqoroh ayat 152 ] .

Bahkan seorang Dzaakir itu ialah orang yang slalu bersama ALLOH , berdasarkan firman-Nya dalam Hadits Qudsi :
‘ Dan AKU bersama hamba -( KU ) yang slalu ingat kepada-KU ‘ [ wa anaa maahu idza dzakaroni ] .

Dan , Dzikir itu tata caranya harus sesuai petunjuk – NYA
Alloh SWT berfirman :

“… وَاذْكُرُوهُ كَمَا هَدٰىكُمْ وَإِنْ كُنْتُمْ مِّنْ قَبْلِهِۦ لَمِنَ الضَّآلِّينَ

“… Dan berdzikirlah kepada-NYA sebagaimana DIA telah memberi petunjuk kepadamu sekalipun sebelumnya kamu benar-benar termasuk orang yang tidak tahu .”
( QS. Al-Baqoroh / 2 : Ayat 198 )

” Wadzkuruuhu kamaa hadakum yaitu melalui Talqin Dzikir .”

*” Thoriqoh itu bukan Yayasan , thoriqoh itu bukan Organisasi , thoriqoh itu bukan Ormas , thoriqoh itu bukan Orsospol .*
*THORIQOH itu amalan ruhaniyah yang tidak memiliki legalitas formal ” .*
*”Thoriqoh itu FIRMAN ALLOH SWT”* , itulah beberapa pernyataan yang saya terima dari Guru Agung Sayyid Muhyiddin Abah Aos ra qsn .
Ini selaras dengan firman-NYA :

وَأَلَّوِ اسْتَقٰمُوا عَلَى *الطَّرِيقَةِ* لَأَسْقَيْنٰهُمْ مَّآءً
غَدَقًا

” Dan sekiranya mereka istiqomah *berthoriqohnya* , niscaya Kami akan mencurahkan kepada mereka air ( rohmat dan karunia ) yang melimpah .”
( QS . Al-Jinn / 72 : Ayat 16 )

Sah-nya sebuah thoriqoh atau dengan kata lain dikatakan sebuah Thoriqoh itu Mu’tabaroh ( legal diakui oleh hukum agama dan negara ) jika ada 7 elemen didalamnya :

*1. Syeikh MURSYID YANG HIDUP*
Syeikh Mursyid / Murobbi ruh dalam thoriqoh itu *pasti seorang ulama* .
Karena mana mungkin bahkan *mustahil* seorang yang bodoh mampu menunjukan jalan untuk sampai ( wushul ) ke hadrot Alloh SWT .
Salahsatu tanda seseorang disesatkan oleh Alloh adalah dia tidak bertemu atau bertemu tetapi tidak mau berguru kepada Syeikh Mursyid .
Firman Alloh SWT :

… مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ  ۖ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُۥ وَلِيًّا مُّرْشِدًا

“… Barang siapa diberi petunjuk oleh Alloh , maka dialah yang mendapat petunjuk dan barang siapa disesatkan-NYA , maka engkau tidak akan mendapatkan seorang Wali Mursyid ( penolong yang dapat memberi petunjuk jalan wushul kepada Alloh ) ”
( QS. Al-Kahf / 18 : Ayat 17 )

*Syeikh Mursyid adalah seorang pewaris ilmu , amal , akhlaq Nabi SAW yang sempurna .*
Diantara syarat Syeikh Mursyid menurut Tuan Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani :

لا ينبغى لفقير أن يتصدّى و يتصدّر لإرشاد الناس إلا أن أعطاه الله علم العلماء و سياسة الملوك و حكمة الحكمآء

Tidak layak seorang shufi bertindak sebagai Syeikh Mursyid yang memberikan bimbingan kepada manusia kecuali ia telah diberi anugerah oleh Alloh SWT :
– ilmunya para ‘ulama ( ilmal ‘ulama )
– strateginya para raja ( siyasatal muluk )
– hikmah yang dimiliki oleh orang-orang yang memiliki ilmu agama yang mendalam ( hikmatul hukama ).

*2. Murid*
Murid ialah orang yang berkeinginan / berkehendak ibadahnya sampai kepada Alloh .

*3. Bai’at / talqin*
Bai’at itu adalah Talqin .
Talqin adalah janji setia kepada ALLOH yang disaksikan oleh Rosululloh SAW dan para Kholifahnya pada setiap masanya .
Alloh SWT berfirman :

“… وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ التَّقْوٰى وَكَانُوٓا أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا …”

“… DAN ( ALLOH ) MEWAJIBKAN KEPADA MEREKA KALIMAT TAQWA dan mereka lebih berhak dengan itu dan mesti memilikinya …”
( QS. Al-Fath / 48 : Ayat 26 )

Firman-NYA :

إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ  ۚ فَمَنْ نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنْكُثُ عَلٰى نَفْسِهِۦ  ۖ وَمَنْ أَوْفٰى بِمَا عٰهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

“Bahwa orang-orang yang berjanji setia kepadamu ( Muhammad ) , sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Alloh . Tangan Alloh di atas tangan-tangan mereka , maka barang siapa melanggar janji , maka sesungguhnya dia melanggar atas ( janji ) sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Alloh , maka DIA akan memberinya pahala yang besar .”
( QS . Al-Fath / 48 : Ayat 10 )

وَقَالَ صَحِيحُ الإِسْنَادِ وَعَنْ أبي سَعِيدٍ الخُدْرِيّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ ، قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لَقِنُّوا مَوْتَاكُمْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ . [ رَوَاهُ مُسْلِمْ ] .
Telah berkata dengan sanad hadits yang shohih dari Abi Sa’id al-Khudri ra , telah bersabda Rosululloh SAW : *Talqinkan kepada yang akan mati diantara kalian kalimat Laa ilaaha illalloh*.
[ HR.MUSLIM ]

*4. Silsilah*
Silsilah adalah mata rantai Ruhani yang sambung menyambung dari Mursyid yang masih hidup kepada para Mursyid yang telah wafat hingga sampai kepada Rosululloh SAW dan Alloh SWT .

وَعَنْ أبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ أنَّهُ قَالَ ،
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
عَجَبَ رَبُّنَا مِنْ قَوْمٍ يُقَادُونَ إِلَى الجَنَّةِ فِي السَّلاَسِلِ .
Dari Abu Huroiroh ra berkata , sesungguhnya Nabi SAW bersabda : ” Tuhan kamu sekalian ta’jub ( bangga ) terhadap sebuah kaum yang masuk sorga karena tertarik oleh ( rantai ) silsilah “.

*5. Wirid*
Wirid ialah amalan , baik yang berupa bacaan atau yang lainnya yang dikerjakan secara dawam / kontinyu .

*6.Zawiyah Shufiyah*
Zawiyah ialah tempat sumber pengembangan ajarannya MESTI jelas .
*PASANTREN SIRNARASA* PANJALU-CIAMIS , JAWA BARAT ialah zawiyah Thoriqoh Qodiriyyah Naqsyabandiyyah Ma’had Suryalaya silsilah ke 38.

*7. Adab / Akhlaq*
Thoriqoh itu seluruhnya adalah adab , maka barangsiapa yang mengaku berthoriqoh tapi tidak memiliki adab maka pengakuan berthoriqohnya adalah bohong .
Sebagaimana Rosululloh SAW bersabda :

” مَنْ قَالَ لا اله الا ﷲ وَ لَمْ يَعْمَلْ بِمُقْتَضَا هَا قالﷲ تعالی كَذَ بْتَ يَا عَبْدِي لِمَ تَقُوْلُ مَا لاَ تَفْعَلُ ؟ ”

*” Barangsiapa yang berdzikir laa ilaaha illalloh tapi tidak mengamalkan tuntunannya ( dengan kata lain amal dan akhlaqnya tidak sesuai ) maka Alloh berfirman : engkau bohong , wahai hamba – KU , mengapa engkau katakan perkara yang tidak engkau lakukan ? “*

Salahsatu tujuan dari mengamalkan amalan thoriqoh itu adalah agar kita memiliki adab ( berakhlaq ). Ahklaq kepada Alloh , akhlaq kepada sesama manusia dan ahklaq kepada alam sekitar .

Semoga bermanfaat .
Salam Ikroman Wa Ta’zhiman Wa Mahabattan .
– Luqman Kamil Ash Shiddiq –
———————————————-
Disadur dari berbagai sumber bacaan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.