NGAJI IHSAN BAGIAN 3

Bagian 3 dari 4

Cinta (kepada-Nya) sebagai puncak perasaan Ihsan tidak datang tiba-tiba. Bukan perasan gratisan yang turun dari langit. Bukan perasaan yang hadir ujug-ujug. Melainkan, perasaan yang harus diusahakan untuk tumbuh.

Usaha menumbuhkan perasaan itu harus dimulai dengan benar sejak fase awal memilih benih. Pilihlah benih unggul ihsan dari pemilik dan ahli benih. Di setiap masa Alloh menitipkan benih unggul ihsan ini kepada beberapa kekasih pilihan-Nya.

Selain meminta benihnya, mintalah sekaligus padanya untuk menanamkannya sekaligus. Ya, tidak sembarang orang bisa menanam benih unggul ini. Setelah tertanam, mintalah kepadanya petunjuk untuk merawat, menumbuhkannya.

Perawatan pasca tanam benih ini harus dilakukan dengan hati-hati, teliti, dan sabar sejak menyiramnya, memberi pupuk, dan menjaganya dari serangan hama. Dan ini bukanlah pekerjaan yang hanya dilakukan sehari, melainkan setiap hari, sepanjang usia.

Hanya yang bisa istiqomah merawat setiap hari-lah yang akan berhasil menumbuh-suburkan pohon perasaan ihsan. Pohon yang kuat akarnya, mekar daunnya, cabang-rantingnya banyak, menjulang, dan ranum buahnya.

Bagi yang belum menemukan benih unggul Ihsan, pergilah mencari. Bagi yang sudah tertanam, rawatlah sebaik-baik perawatan. Hidup indah dan bahagia yang di hati-nya tumbuh pohon perasaan Ihsan ini.

Salam hangat,
AlKhoolish

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Apa yang kita makan, yang kita minum, mempengaruhi bukan hanya kondisi fisik tapi juga nonfisik. Jadi, kalau ada keanehan dalam kondisi tubuh dan status ruh pasti karena, disadari atau tidak, kita telah memasukkan makanan-minuman yang tidak dikehendaki tubuh dan ruh....

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Tujuan langit menjalani laku kesufian itu, sebagaimana tegas dinyatakan Tuan Syeikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad ialah BUDI UTAMA JASMANI SEMPURNA. Maksudnya? Mengamalkan dzikir itu harus sampai terbangunnya karakter pribadi: "Bageur laku lampahna, cageur tur jagjag belejag awakna," kata orang...

Dzikir dengan suara keras [بصوة قوي] dan dengan gerak pukulan yang terarah [بضرب شديد] itu bukan untuk-NYA tapi dari-NYA oleh-NYA untuk kita, manusia. Suara keras dan gerakan dzikir yang terarah itu vibrasi energi maha dahsyat yang frekuensinya meresonansi kuat untuk...

Load More