PENETRATE YOUR DZIKIR INTO YOUR INNERMOST HEART

The voice has to be loud and the beats have to be hard when we utter ILLALLOH so that the dzikr can penetrate deep into our innermost heart. Because it is the innermost heart where Satan and the Devil will attempt to tempt us. […] It is also there that our lusts confer […] Lusts are inside the center of our body and Satan enters inside and it is there where they confer to lead people astray and make them leave the right path. When uttering ILLALOH, the voice has to be loud and the beats have to be strong, lathifatul jalalah has to be done until it has crushed and dissolved it, do not let them unite and join forces because they have to be broken up. Continue in this way (with your dzikr) to ensure that they do not enter. If you do not do it this way (your dzikr), it will lead to a situation where your mouth is saying the dzikr but our heart will wander aimlessly. Satan and lusts unite to defeat us

–Hadrotusyeikh Bahru bilaa Thorof Abah Aos Ra Qs–

Best wishes, al-Khoolish

 

Perlunya suara keras dan pukulan kuat ketika mengucap ILLALLOH ialah agar (dzikirnya) bisa menghujam ke hati sanubari… Sebab di hati sanubari itulah pusat tempat menggodanya setan iblis. Nafsu juga disitu berundingnya…Nafsu ada di tengah-tengah badan, setan masuk ke dalam, jadi di dalam itulah mereka berunding untuk menyesatkan manusia, membelokkan jalan manusia. Suara keras dan pukulan kuat ILLALLOH, lathifatul jalalah harus sampai hancur lebur, jangan biarkan mereka bersatu mengumpulkan tenaga, mereka harus pecah. Teruskan seperti itu (dzikirnya), agar mereka tidak bisa masuk. Kalau tidak (dzikirnya) begitu maka yang terjadi bibirnya mengucap dzikir tapi hatinya gentayangan. Setan dan nafsu bersatu mengalahkan kita”

–Hadrotusyeikh Bahru bilaa Thorof Abah Aos Ra Qs–

Salam, al-Khoolish

#PentingnyaDzikirSuaraKerasPukulanKuat

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Ziyarah ke makam itu, utamanya makam para Aulia ALLOH, sejatinya bukan hanya untuk mengingat kematian [ذكرالموت] tapi juga untuk mengingat tentang kehidupan dan bagaimana agar tetap hidup setelah kematian. Ya, kematian itu sesungguhnya hanya pintu gerbang menuju alam kehidupan yang...

Kita sering merasa tidak enak badan, juga kita sering tidak enak hati. Tidak enak badan dan tidak enak hati itu dipastikan karena kita, disadari atau tidak, telah memasukkan sesuatu yang tidak dikehendaki badan; kita melakukan sesuatu yang tidak dikehendaki --tidak...

Hidup bahagia atau sedih, tenang atau gelisah, mudah atau susah, ringan atau berat, semuanya adalah respon emosi kita terhadap kenyataan hidup yang terjadi dan kita alami. Seberapa dalam, seberapa lama, dan seberapa terganggu kita, semua sesungguhnya tergantung kemampuan diri sendiri...

Manusia itu produk teknologi tercanggih, tersempurna dan termutakhir yang ALLOH ciptakan. Bukan hanya hardware-nya tapi juga software-nya. Bukan hanya struktur jasmaninya yang sempurna tapi juga anatomi ruhaninya yang super duper canggih. Kalau kesempurnaan fisik (outer-dimension) manusia barangkali masih ada yang...

Apa yang kita makan, yang kita minum, mempengaruhi bukan hanya kondisi fisik tapi juga nonfisik. Jadi, kalau ada keanehan dalam kondisi tubuh dan status ruh pasti karena, disadari atau tidak, kita telah memasukkan makanan-minuman yang tidak dikehendaki tubuh dan ruh....

Load More