Oleh: KH Budi Rahman Hakim, MSW., PhD.
[Alumnus Islamic Studies Sandwich Program Leiden University, Leiden, Belanda]

Tujuan meniti jalan Para Pecinta Kesucian Jiwa ialah untuk meraih kedudukan tertinggi di sisi-NYA. Yaitu, menjadi hamba-hamba kekasih ALLOH pilihan yang berada di lingkar terdekat Hadrot ALLOH jalla jalaluhu. Menjadi the inner circles-nya ALLOH, berdasarkan firman-NYA.

السّابقون السّابقون اولئك المقربون

Meraih kedudukan di lingkar terdalam ALLOH dengan menempuh jalan terdekat, termudah dan paling utama [باقرب الطروق، اسهل وافضل]. Merujuk pada Sabda Kanjeng Nabi Shollallohu ‘alaihi wasallam, الذّاكر طيّار الى القربة. Para pengamal dzikir (langsung) terbang ke lingkar terdekat (ALLOH).

Selain dengan istiqomah mengamalkan hamba kekasih pilihan, para Pecinta Kesucian Jiwa mesti memiliki kesediaan hati untuk menempuh riyadhoh di atas rata-rata untuk meraih maqom istimewa. Bukan riyadhoh yang biasa tapi yang luar biasa, bukan riyadhoh rata-rata tapi yang istimewa. Apa saja gerangan?

Guru Agung Hadrotusyeikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Ra Qs memberi teladan dan tuntunan,

Baik kepada yang baik sama kita itu biasa. Baik kepada yang tidak baik sama kita itu luar biasa. Baik kepada yang jahat sama kita itu istimewa.

Sayang kepada yang sayang sama kita itu biasa. Sayang kepada yang tidak sayang itu luar biasa. Sayang kepada yang membenci kita itu istimewa.

Ramah kepada yang ramah sama kita biasa. Ramah kepada yang tidak ramah itu luar biasa. Ramah kepada masam kepada kita itu istimewa.

Memberi kepada yang suka memberi sama kita itu luar biasa. Memberi kepada yang tidak suka memberi kepada kita itu luar biasa. Memberi kepada yang pelit sama kita itu istimewa.

Shodaqoh selagi kita ada itu biasa. Shodaqoh selagi kita tidak punya itu luar biasa. Meminjam untuk shodaqoh itu istimewa.

Begitulah riyadhoh di atas rata-rata Para Pecinta Kesucian Jiwa untuk meraih kedudukan luar biasa dan istimewa di sisi-NYA. Semoga ALLOH mampukan, bisakan kita semua untuk menempuh jalan yang telah ditempuh oleh para Guru Pecinta Kesucian Jiwa. Berkah dan karomah Pangersa Abah al Faatihah. Aamiin

Salam luar biasa!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.