HomeSholat ThoriqohSHOLAT SUNNAT SYUKRI LAILATUL QODAR Oleh: KH Luqman Kamil Ash Shiddiq

SHOLAT SUNNAT SYUKRI LAILATUL QODAR Oleh: KH Luqman Kamil Ash Shiddiq

Dan di antara sebahagian dari sunah Syeikh Mursyid ialah melaksanakan sholat sunnat Syukri Lailatul Qodar pada setiap malam sepuluh akhir bulan Romadhon sebanyak 4 rokaat 2 kali salam yang dilanjutkan membaca do’a-nya sebanyak 26 kali .

Sholat syukri laitul qodar adalah bukan sholat untuk mencari , meraih , meratap lailatul qodar . Sholat syukri lailatul qodar adalah sholat syukur ni’mat atas anugerah lailatul qodar yang telah diraih dan digenggam dari Alloh melalui Syeikh Mursyid .

*QOUL QODIM MIN HADROTIS SYEIKH*
*Terhitung mulai hari Ahad , tanggal 1 Syawal 1438 Hijriah / 25 Juni 2017 Masehi , Pangersa Abah Aos ra qsn memerintahkan kepada saya diMadrosah Sirnarasa kira – kira jam 09 – an wib dengan sabda : ” TERUSKAN ! untuk me-lailatul qodarkan sebelas bulan ke depan semakin sering dilaksanakan semakin baik “*.

( saksi yang ikut mendengar yaitu bapak ustadz Dadan Umbara dan keluarganya serta bapak ustadz Azhar – Cimahi )

*QOUL JADID MIN HADROTIS SYEIKH*
*Terhitung tanggal 26 Mei 2019 / 21 Romadhon 1440 H hari Ahad melalui Maklumatnya Pangersa Guru Agung menetapkan bahwa Sholat Sunnat Syukri Lailatul Qodar mulai Romadhon 1 ini kemudian Romadhon 2 ( Syawal ) , Romadhon 3 ( Dzulqo’dah ) dan seterusnya dilaksanakan hanya setiap tanggal sepuluh akhir dibulan hijriah , pelaksanaannya setelah selesai khotaman sholat Lidaf’il bala* .

Dalam berthoriqoh seorang murid tidak boleh beribadah semaunya sendiri tapi harus mengikuti petunjuk dan bimbingan Syeikh Mursyidnya .
Rosululloh SAW bersabda :

*مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ*

*Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami maka amalan itu ditolak ( tidak diterima )*
*[ HR . MUSLIM ]*

Alloh SWT berfirman :

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوٓا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِى الْأَمْرِ مِنْكُمْ ..

” Wahai orang-orang yang beriman ! Taatilah Alloh dan taatilah Rosul dan ulil amri ( pemegang urusan ) di antara kalian .”

( QS . An-Nisa’/ 4 : Ayat 59 )
———————————————
Penjelasan :

اولی الامر ( pemegang urusan )

Dalam dimensi Thoriqoh , pemegang urusan disini ialah Syeikh Mursyid . Karena Syeikh Mursyid-lah pemegang segala urusan semua muridnya .

Ayat inilah yang memerintahkan tentang wajibnya para murid dalam Thoriqoh untuk taat kepada Syeikh Mursyidnya .
—————————————-

Sabda Rosululloh SAW :

مَنْ أَطَاعَنِي فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ عَصَى اللَّهَ، وَمَنْ أطاع أميري فقد أطاعني، ومن عصى أَمِيرِي فَقَدْ عَصَانِي.

*”Barangsiapa yang taat kepadaku berarti ia taat kepada Alloh dan barangsiapa yang durhaka kepadaku berarti ia durhaka kepada Alloh* .

*Dan barangsiapa yang taat kepada amirku ( Syeikh Mursyid ) berarti ia taat kepadaku dan barangsiapa yang durhaka kepada amirku ( Syeikh Mursyid ) berarti ia durhaka kepadaku* .”
*[ HR . MUSLIM dari ABU HUROIROH ]*

—————————————————-

اَلصَّلاَۃُ خَيْرٌ مَوْضُوْعٌ فَمَنْ اِسْتَطَاعَ اَنْ يُسْتَكْثِرَ فَلْيَسْتَكْثِرْ .

[ رواه الطبرانی عن ابی هريرۃ ].

*Sholat itu adalah kebaikan yang diletakan Alloh kepada umat Muhammad SAW , maka barangsiapa yang mampu memperbanyaknya , silahkan perbanyak sholat itu ( kebaikan itu )*
*[ HR . THOBRONI dari ABU HUROIROH ]*

( sumber : buku Saefulloh Maslul Menjawab 165 masalah jilid 1 halaman 43 ) .
——————————-
Adapun do’a yang di baca pada sholat Syukri Lailatul Qodar adalah berdasarkan hadits :

عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا سَأَلَتْ رَسُولَ اللَّهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – قَالَتْ: إِنْ وَافَقَنِي لَيْلَةُ الْقَدْرِ فَمَاذَا أَقُولُ؟ فَقَالَ: «قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي»

(رواه أحمد والترمذي والنسائي في الكبرى ).

Dari ‘Aisyah , bahwasanya dia bertanya kepada Rosululloh SAW , ia berkata : “Jika aku mendapati Lailatul Qodar , apa yang harus aku ucapkan ? ”.

Rosululloh SAW bersabda : “Ucapkan : Allohumma innaka ‘afuwwun , tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii ”.
[ HR . Ahmad , Tirmidzi dan
An-Nasai dalam As-Sunan al-Kubro sanad shohih ] .

Kenapa do’a di atas perlu diperbanyak dan diulang – ulang ? Apa hikmahnya ?
Perlu diketahui , kata al-‘afwu itu bisa berarti :
1 .‘Afwun fil Abdan ,
2 .‘Afwun fil Adyan dan
3 .‘Afwun min Ad-Dayyan .

*1 . ‘Afwun fil Abdan* , maksudnya adalah memohon sehat badan dari segala macam penyakit serta dijauhkan dari berbagai bala bencana dan hal – hal yang buruk .

*2 . ‘Afwun fil Adyan* , maksudnya adalah memohon taufiq ( pertolongan ) Alloh SWT agar kita dimampukan menjalankan segala amal baik .

*3 . ‘Afwun min Ad-Dayyan* , maksudnya adalah memohon pemaafan pengampunan , LIMPAHAN SIFAT PEMAAF dari Alloh SWT untuk kita , sebab Alloh SWT adalah Dzat yang Maha Pemaaf atas segala kesalahan dan dosa hamba-NYA . *Hikmahnya adalah agar kita juga memilki sifat PEMAAF terhadap kesalahan orang lain* .

Dalil – dalil diatas adalah sebagai penguat dalam melaksanakan amaliyah sholat sunnat Syukri Lailatul Qodar . Tapi pada akhirnya semuanya kembali lagi kepada pribadinya masing-masing . *MAU* atau *TIDAK* mengamalkannya ?

Karena setiap amal yang dilakukan , amal baik atau amal buruk , *SEMUANYA AKAN KEMBALI KEPADA DIRI KITA MASING-MASING*

*Semoga kita dimampukan untuk mengamalkannya*

Salam Ikroman wa Tazhiman wa Mahabbatan ,

*لقمان كامل الصديق*

===========================

*TATA CARA SHOLAT SUNNAT SYUKRI LAILATUL QODAR*

Dilaksanakan pada malam sepuluh akhir bulan hijriah .
Banyaknya 4 rokaat 2 kali salam .

Niatnya : ” usholli sunnatan syukri Lailatul Qodar rok-ataini lillahita’ala .”

Bacaan setiap rokaat ba’da Fatihah :

– At Takatsur 1 x
– Al Ikhlas 3 x

Setelah selesai salam yang ke 2 masih dalam keadaan duduk tasyahud akhir membaca do’a berikut ini :

*Allohumma innaka afuwun tuhibbul ‘afwa fa’ fu’anni* ( 26 kali ) .

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular