Syarahan Ngaji Tentang Kontrakan Habis Dan Kavling di Alam Sebelah

Pada akhirnya jatah waktu kita , akan jatuh tempo . Masa kontrakan hidup di dunia akan habis . Kapan habisnya , tiada yang tahu . Rahasia .

Alloh SWT berfirman :

وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَآءَ أَجَلُهَا  …

” Dan Alloh tidak akan menunda-menunda ( kematian ) seseorang apabila waktu kematiannya telah tiba …”
( QS . Al-Munafiqun / 63 : Ayat 11 )

Pertanyaan , kalau sudah habis jatah waktu , apakah kita sudah punya tempat layak , rumah tinggal permanen , untuk hidup di alam sebelah ?

Segala yang kita kejar , kumpulkan , dan miliki saat habis kontrakan , tidak bisa dan tidak boleh ada yang bawa . Harus ditinggalkan .

Kecuali beberapa saja yang dibisa dibawa –amal kebaikan– dan bisa secara bertahap dikirim ke hunian kita yang baru itu –doa’ anak-anak Adam yang sholeh , ilmu manfaat yang pernah kita bagi , dan shodaqoh jariyyah yang pernah diwasiatkan .
Sebagaimana hadits Rosul SAW :

إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاثٍ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

*Jika seorang anak Adam meninggal , maka terputuslah semua amalnya kecuali yang tiga : shodaqoh jariyah , ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang berdoa untuknya ( untuk anak Adam )*
[ HR . MUSLIM ]

Habis masa kontrakan dan perpindahan alam itu pasti terjadi .
Dari Sahl bin Sa’ad berkata , Rosululloh SAW bersabda :

أَتَانِي جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ .

Telah datang kepadaku Jibril as lalu berkata : ” wahai Muhammad , hiduplah sesukamu , maka sesungguhnya pasti kamu akan mati “.
[ HR . Thobroni , Hakim dan Abu Nu’aim ] .

Oleh karena pasti , segera miliki kavling hunian di sana . Caranya :
Silahkan datangi “Agen Penjual /Penyedia” yang sudah ditunjuk . Transaksinya cepat kok . Besar-kecil kavling hunian tergantung down payment (dp) dan cicilan . Semakin besar dp dan cicilan semakin besar , nyaman , dan asri kavling hunian-nya .

Kalau sudah punya hunian , barang-barang yang tertinggal dikontrakan , bisa mulus bertahap dikirim dan ikut mempernyaman kavling hunian yang telah kita beli itu .

Beli-lah kavling di Akherat dengan Talqin Dzikir melalui Agen-Nya yaitu para Wakil Talqin Syeikh Mursyid , bayar DP dan cicilan dengan mengamalkan Dzikir dan amalan lainnya .

وَقَالَ صَحِيحُ الإِسْنَادِ وَعَنْ أبي سَعِيدٍ الخُدْرِيّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ ، قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لَقِنُّوا مَوْتَاكُمْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ . [ رَوَاهُ مُسْلِمْ ] .

Telah berkata dengan sanad hadits yang shohih dari Abi Sa’id al-Khudri ra , telah bersabda Rosululloh SAW :
*Talqinkanlah kepada yang akan mati diantara kamu sekalian kalimat Laa ilaaha illalloh*.
[ HR . MUSLIM ]

Berbahagialah bagi mereka yang ketika hidupnya sudah mengambil talqin dzikir dan mau mengamalkannya karena :
– sudah tahu jalan pulang
– sudah punya tiket pulang dan
– sudah punya kavling tempat pulang .

Salam Ikroman Wa Ta’zhiman Wa Mahabattan ,
– LUQMAN KAMIL ASH SHIDDIQ –
———————————————
Syarahan dari tulisan KH . Rd Budi Rahman Hakim Al Kholish Ph.D MSW .

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Apa yang kita makan, yang kita minum, mempengaruhi bukan hanya kondisi fisik tapi juga nonfisik. Jadi, kalau ada keanehan dalam kondisi tubuh dan status ruh pasti karena, disadari atau tidak, kita telah memasukkan makanan-minuman yang tidak dikehendaki tubuh dan ruh....

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Tujuan langit menjalani laku kesufian itu, sebagaimana tegas dinyatakan Tuan Syeikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad ialah BUDI UTAMA JASMANI SEMPURNA. Maksudnya? Mengamalkan dzikir itu harus sampai terbangunnya karakter pribadi: "Bageur laku lampahna, cageur tur jagjag belejag awakna," kata orang...

Dzikir dengan suara keras [بصوة قوي] dan dengan gerak pukulan yang terarah [بضرب شديد] itu bukan untuk-NYA tapi dari-NYA oleh-NYA untuk kita, manusia. Suara keras dan gerakan dzikir yang terarah itu vibrasi energi maha dahsyat yang frekuensinya meresonansi kuat untuk...

Load More