Alloh SWT berfirman :

وَلَقَدْ أُوحِىَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ
لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخٰسِرِينَ

” Dan sungguh , telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelummu . Sungguh , jika engkau menyekutukan / syirik kepada Alloh , niscaya hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi .”
( QS. Az-Zumar / 39 : Ayat 65 )

” Hati – hati mencintai : benda , manusia , atau pekerjaan . Porsi cinta terhadap semua ( itu ) tidak boleh melebihi porsi cinta kepada ALLOH SWT . PORSI SAMA saja 50% – 50% , kita sudah jatuh menyekutukan ALLOH [ syirik ] , karena kita sudah mensejajarkan ALLOH dengan yang lainnya , kita sudah berani membuat tandingan ALLOH .

Misalnya , sibuk di tempat pekerjaan ( kampus , sawah , kantor, atau pasar ) selama 4 jam lalu kita menunaikan sholat cuma 5 menit , kita sudah Syirik . Sekali lagi , sama jumlah waktu saja yang kita habiskan antara ALLOH dengan yang lain – nya sudah SYIRIK , apalagi melebihi .
Alloh SWT berfirman :

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ ءَامَنُوٓا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ ۗ …
” Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Tuhan selain Alloh sebagai tandingan yang mereka cintai seperti mencintai Alloh . *Adapun orang – orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Alloh* ……”
( QS. Al-Baqoroh / 2 : Ayat 165 )

Berdasarkan QS 2 : 165 , seorang berIMAN , ( yang punya IMAN ) , amat sangat mencintai ALLOH melebihi yang lain-nya [ asyaddu hubban lillah ] . Bersyukur kita sudah punya amalan yang telah menjadikan setiap detik waktu kita , ‘ ingat – diingat – bersama ‘ ALLOH . Dengan Dzikir ( Khofi ) , apapun pekerjaan atau kesibukan kita , menjadi ibadah [ awqotuna kulluha ibadah ] .

Tanda seorang mencinta , ia banyak mengingat yang dicinta [ man ahabba syaian faqod aktsaro dzikrohu ] .
Dan , ketahuilah , tatkala kita mencinta , kita slalu bersama yang dicinta . Mencintai ALLOH bersama ALLOH ” .
Rosululloh SAW bersabda :

المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ

“ Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya ”.
[ HR . BUKHORI no . 6169 ]

Semoga bermanfaat.
Salam Ikroman Wa Ta’zhiman Wa Mahabbatan ,

LUQMAN KAMIL ASH SHIDDIQ
——————————————–
Syarahan dari tulisan KH Rd Budi Rahman Hakim Ph.D MSW .

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.