TENTANG DZIKIR JAHAR YANG ADA DZIKIR KHOFINYA

9-Romadhon-1441-H-Sirnarasa-Bada-Ashar_1.jpg

Kesimpulan dari Ziyaroh ke Baghdad (Irak) dan Bukhoro (Uzbekistan) itu back to basic: ‘iqro’ bismi robbika’ memadukan amalan dua Dzikir. Guru Agung Syeikh Ahmad Khotib Sambas adalah seorang yang ALLOH pilih untuk menerima dua lautan: lautan Qoodiriyyah dan lautan Naqsyabandiyyah. Tinggal sekarang kita yang harus rajin tenggelam, tapi, jangan sampai lupa daratan. Setelah tenggelam ke dasar lautan tanpa tepi [Dzikr Khofi], harus ke darat(an) LA ILAAHA ILLALLOH dan sebaliknya. Buktikan hasil tenggelam dalam (lautan) Dzikir dengan (membawa) mutiara-mutiara hikmah dalam setiap kata yang terucap, akhlaq mulia, dan karya nyata.”

–Hadrotusyeikh Bahru bila thorof Abah Aos Ra Qs–

Salam, al-Khoolish

#DzikirQoodiriyyahYangAdaNaqsyabandiyyahnya
#QoodiriyyahNaqsyabandiyyahTanpaHurufWau
#DzikirHarusMembekasDalamLakuKehidupan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.