The Hearthbeat Dzikr

Dzikr with the tongue is accompanied by dzikr in the heart and aims to manage one’ self [ngentep seureuh]: so that what we say accords with what is in our heart. When you are reciting dzikr with others you may not start earlier or recite louder than them. You have to be compact and uniform so that it may become solemn (Al-Kholish, 1, 2017: 15).

–Hadrotusyeikh Mudhibul Baas Abah Aos Ra Qs–

Best wishes, al-Khoolish

Dzikir lisan diiringi dzikir hati itu bertujuan untuk menata diri [ngentep seureuh]: agar apa yang kita ucapkan selaras dengan isi hati. Kalau sedang berjamaah dzikir tidak boleh dulu-duluan, kenceng-kencengan, harus kompak dan seragam agar mendapat kekhusukan. Hasil dari kekhusukan, kita akan mendapatkan kebersihan, kelembutan, dan kebaikan.

–Hadrotusyeikh Waritsu Rosulillah Abah Aos Ra Qs–

Salam, al-Kholish

#KetukanDzikirJahrSelarasDenganDzikirKhofi
#SelarasUntukJadiSeorangQodiriNaqsyabandiSejati
#DzikirPecintaKesucianKelembutanKebaikanJiwa

Postingan yang berkaitan

Anda juga bisa baca postingan di bawah ini!
Abah anom

ILMU MEREM TIDAK TIDUR

ILMU MEREM TIDAK TIDUR "Umum tau-nya merem itu tidur; nunduk merem itu tidur. Sejak 40 tahun sebelum Indonesia Merdeka sampai sekarang, Suryalaya 1 [Abah Sepuh] & 2 [Abah Anom] sudah mengajarkan 'merem itu tidak tidur'; 'nunduk merem itu tidak tidur'....

Apa yang kita makan, yang kita minum, mempengaruhi bukan hanya kondisi fisik tapi juga nonfisik. Jadi, kalau ada keanehan dalam kondisi tubuh dan status ruh pasti karena, disadari atau tidak, kita telah memasukkan makanan-minuman yang tidak dikehendaki tubuh dan ruh....

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Karunia terbesar yang mesti kita syukuri --tapi kebanyakan tidak menyadarinya-- ialah bahwa pagi tadi, hari ini, kita masih diberi-NYA jatah waktu untuk menghirup nafas kehidupan. Mengapa karunia terbesar, karena per-pagi tadi saja, jutaan manusia di seluruh dunia berpulang dan tidak...

Tujuan langit menjalani laku kesufian itu, sebagaimana tegas dinyatakan Tuan Syeikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad ialah BUDI UTAMA JASMANI SEMPURNA. Maksudnya? Mengamalkan dzikir itu harus sampai terbangunnya karakter pribadi: "Bageur laku lampahna, cageur tur jagjag belejag awakna," kata orang...

Dzikir dengan suara keras [بصوة قوي] dan dengan gerak pukulan yang terarah [بضرب شديد] itu bukan untuk-NYA tapi dari-NYA oleh-NYA untuk kita, manusia. Suara keras dan gerakan dzikir yang terarah itu vibrasi energi maha dahsyat yang frekuensinya meresonansi kuat untuk...

Load More