JANGAN HANYA “JADI MURID” TAPI HARUS JADI “MURID JADI”

Panji Makalalag
Panji Makalalag
1 Min Read

Oleh: Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Ra Qs
(Wali Mursyid TQN PP Suryalaya Silsilah ke 38)

Seorang ulama tashowwuf berkata kepada salah seorang muridnya, “Dari sekian banyak murid yang ada, belum tentu duapuluh persennya yang jadi”.

Dari perbincangan ini sang guru mengggunakan kata “jadi” untuk menunjukkan bahwa untuk menjadi seorang mukmin yang hakiki itu tidaklah sekedar mendapatkan “talqin” dzikir lalu kemudian terabaikan sehingga ketajaman hatinya jadi tumpul kembali.

Untuk mengukur apakah kita sudah bisa dikatakan sebagai “murid jadi” atau hanya sekedar “jadi murid” tolak ukurnya adalah seberapa banyak kita telah melakukan amal sholeh yang sesuai dengan ajaran oleh para sufi, misalnya sudahkah kita melaksanakan sholat pada awal waktu secara berjamaah di masjid dengan tanpa ada rasa terbebani, menghormati tamu, bersikap baik terhadap sesama makhluk الله, dan seberapa khidmat kita melaksanakan amaliah ibadah.

Jika belum, berarti kita masih harus terus berupaya agar bisa mengamalkan amalan dengan Istiqomah.

Sumber: Lautan Tanpa Tepi halaman 121

Share this Article
Leave a comment