Safari Manaqib dan Ziarah ke Baghdad Bersama Pangersa Abah Aos bagian 5: ZIARAH KE AHLI SILSILAH TQN PPS KE 11, 12, 13

Panji Makalalag
Panji Makalalag
2 Min Read

Pangersa Abah dan rombongan di depan makam Syaikh Junaid Al Baghdadi (Silsilah ke 13)

Oleh: Prof. Dr. K.H. Budi Rahman Hakim, MSW., Ph.D. [Abah Jagat Al Khoolish]
(Pembantu Khusus ABAH AOS)

Tak jauh dari makam Nabi Yusa’, dalam jarak 100 meter, terdapat makam seorang ulama besar sufi yang tak lain ahli silsilah TQN PPS ke 12 yakni Syeikh Sirri as Saqatii RA. Untuk sampai ke makam, Syeikh Mursyid dan rombongan harus berjalan kaki sejauh 500 meter, di atas jalan pasir yang becek. Di samping kanan-kiri jalan makam penduduk kota Baghad yang ukurannya besar-besar.

Hari beranjak sore ketika tiba di makam Syeikh Sirri Saqoty yang berada di bawah bangunan masjid tua yang sedang direnovasi. Persis disebelah makamnya, terdapat makam muridnya, Syeikh Imam Junaid al-Baghdadi, ahli silsilah ke 13. Di kedua makam guru agung itu, Syeikh Mursyid yang terus didampingi wakil talqinnya, KH Muhammad Sholeh Muhtar Hujjatul ‘Arifin, melakukan tahlil dan doa’.

Pangersa Abah dan Rombongan di depan Makan Syaikh Sirri Saqthi (Wali Mursyid Silsilah ke 12)

Usai ziarah ketiga makam tersebut, perjalanan dilanjutkan ke sebuah masjid di mana makam ahli silsilah ke 11 yakni Syeikh Ma’ruf Al-Karhi. Rombongan tiba menjelang Maghrib, bermaksud ziarah dan shalat maghrib berjamaah di sana. Namun karena sedang dilakukan renovasi besar-besaran, Syeikh Mursyid dan rombongan berziarah di pelataran mesjid. Nun di dalam masjid itu, juga terdapat ruang kholwat Tuan Syeikh. Hampir merata seluruh tempat ziarah dalam kondisi sedang renovasi. Bangunan masjid tempat Syeikh Karhi jasadnya disemayamkan terletak di atas. Harus jalan kaki menanjak untuk sampai ke mulut pintu masjid. Tampak kotor dan berdebu. Doa di panjatkan di depan masjid, khusuk.

(Bersambung)

Share this Article
Leave a comment